Akhir Perjalanan Fana Adinda
Tri Yanto, S.Hut, M.Si
Akhir Perjalanan Fana Adinda
Tri Yanto, S.Hut, M.Si
Detik detik kepergianmu Alhamdulillah aq berada di sampingmu
Pada saat hembusan nafas terakhirmu tiada rona kesedihan di wajahku
Berusaha ikhlas melepaskan kepergianmu
Meyakinkan diri bahwa sayang Allah lebih besar daripada sayangku padamu
Tapi mengapa Belumpun satu hari dirimu ditempat barumu
Hati ini terasa sedih teramat pilu
Tanpa sadar air matapun menetes di pipi
Seolah ingin mengulang kebersamaan menemani hari-harimu
Fikiran menerawang hati terusik jiwapun bergejolak
Teringat masa-masa bersamamu
Air mata semakin tak terbendung mengalir
Mencabik-cabik hati, jiwa dan fikiranku
Aku sayang padamu my young brother
Doaku menyertaimu
Semoga Allah ampuni dosamu
Melapangkan kuburmu dan menjadikanmu ahli syurga
Selamat jalan Adinda Tri Yanto, M.Si
Daring
Oleh: Mariono Abu Al Fayyadh
Disudut kelas aku peluk rindu
Dalam angan aku berharap sendu
Dalam sunyi aku menyapa
Dalam hati dirimu aku dekap
Wajahku tak kau lihat
Sapaku tak kau dengar
Suaraku tak terucap
Terbalut sepi dalam jaringan
Kelas tanpa belajar
Bangku pun terbalik tak bertuan
Papan tulis tanpa goresan
Terlena dalam pelukan jaringan
Sudut Kelas, 15 Agustus 2020
Dokumen Pribadi Strategi Efektif dalam Merancang Tujuan Pembelajaran ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree) Tujuan pembelajaran ya...